Thursday, December 8, 2011

QS AN NAHL : 78 ANUGERAH ALLAH KEPADA MANUSIA

Thursday, December 8, 2011

QS AN NAHL : 78
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

78.  Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.

KOSA KATA

Arti
Lafadz
Arti
Lafadz
Telah mengeluarkan kamu sekalian
أَخْرَجَكُمْ
Pendengaran
اَلسَّمْعَ
Kamu mengetahuinya; kamu tahu
تَعْلَمُوْنَ
Penglihatan
اَلْعَبْصَارَ
Menjadikan
جَعَلَ - يَجْعَلُ
Hati; akal budi
أَلْأَفْئِدَةَ
Bagi kamu sekalian
لَكُمْ
Kamu bersyukur
تَشْكُرُوْنَ

Ayat ini menurut Tafsir Al Maraghi mengandung penjelasan bahwa setelah Allah melahirkan kamu dari perut ibumu, maka Dia menjadikan kamu dapat mengetahuisegala sesuatu yang sebelumnya tidak kamu ketahui. Dia telah memberikan kepadamu beberapa macam anugerah berikut ini :
1.      Akal; sebagai alat untuk memahami sesuatu,terutama dengan akal itu kamu dapat membedakan antara yang baik dan yang jelek, antar yng lurus dan yang sest, antara yang benar dan yang salah.
2.      Pendengaran; sebagai alat untuk mendengarkan suara, terutama dengan pendengaran itu kamu dapat memahami percakapan diantara kamu.
3.      Penglihatan; sebagai alat untuk melihat segala sesuatu, terutama dengan penglihatan itu kamu dapat saling mengenal diantara kamu.
4.      Perangkat hidup yang lain; sehingga kamu dapat mengetahui jalan untuk mencari rizki dan materi lainnya yang kamu butuhkan, bahkan kamu dapat pula memilih mana yang terbaik bagi kamu dan meninggalkan mana yang jelek.
Semua yang di anugerahkan oleh Allah kepadamu tiada maksud lain kecuali supaya kamu bersyukur, artinya kamu gunakan semua anugerah Allah tersebut diatas semata-mata untuk mencapai tujuan hidup yang sebenarnya yaitu :
a.           يَبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ      : mengekploitasi sebanyak-banyak karunia Allah yang tersebar di seluruh belahan bumi-Nya demi kemaslaahatan hidup umat manusia.
b.        وَرِضْوَانًا      : dan meraih keridlaan-Nya, karena dengan keridlaan-Nya itulah hidupmu menjadi semakin bermartabat.
Begitulah selaaknya yang harus dilakukan oleh setiap manusia sesuai tugas hidupnya sebagai hamba Allah dan khalifahnya di muka bumi.


PENDAPAT IMAM GHOZALI


Semua anugerah Allah yang disebutkan dalam Surat An Nahl : 78 pada hakekatnya hnya merupakan sebagian saja, karena secara global anugerah Allah itu dapat dipaparkan dalam 5 macam :
1.        Hidayatul Gharizah              : Yakni anugerah Insting, seperti halnya bayi menangis
 karena pantasnya
2.      Hidayatul Hawasy                : Artinya anugerah Panca Indera
3.      Hidayatul Aqli                      : Yakni anugerah Akal Pikiran.
4.      Hidayatul Din                       : Artinya anugerah Petunjuk Agama.
5.      Hidayatul Irsyad wa Taufiqi: Yakni anugerah Pengarahan dan Bimbingan.
Anugerah Petunjuk Agama belum bisa menjamin manusia mampu melaksanakan tugas hidupmya, karena petunjuk agama itu hanya disampaikan saja sehingga tergantung manusianya, maukah mengikuti petunjuk agama atau tidak. Karena itu, bagi manusia masih diperlukan lagi anugerah Pengarahan dan Bimbingan langsung dari Allah SWT. 


PENDAPAT Prof. ENDANGSAIFUDDIN ANSHAR


Agar dapat melaksanakan tugas hidupnya sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya di muka bumi, maka manusia telah diberi oleh Allah 3 macam anugerah :
1.      Perangkat Hidup seperti disebutkan dalam Surat An Nahl : 78.
2.      Perbekalan atau Perlengkapan Hidup berupa sumber daya alam.
3.      Petunjuk Hidup berupa ajaran Al Qur’an dan Sunnah Rasul.


Jika meminjam istilah agama, maka anugerah Allah yang pertama dpat digolomgkan dalam istilah “ Nikmat Mauhibi “, artinya nikmat yang diberikn oeh Allah kepad manusia secara gratis dan tinggal pakai. Sementara anugerah Allah yang kedua dapat digolongkan dalam istilah “ Nikmat Kasabi “, yakni nikmat yang tidak diberikan secara gratis, sehingga manusia dituntut untuk memiliki daya saing yang tinggi agar dapat memperolehnya dengan sebanyak-banyaknya. Sejarah telah membuktikan bahwa bumi ini dalam bidang apapun pasti dikuasai oleh suatu bangsa yang SDM-nya jauh lebih tinggi dan penguasaan IPTEK-nya jauh lebih maju, sedangkan bangsa yang SDM-nya rendah dan tertinggal pasti menjadi jajahannya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Adapun anugerah Allah yang ketiga dalamsatu sisi merupakan Nikmat Kasabi, karena manusia diberi hak memilih diantara mau mengikuti petunjuk hidup yang tertuang dalam ajaran Al Qur’an dan Sunnah Rasul atau menolaknya. Tetapi dalam sisi lain tergolong Nikmat Mauhibi, karena pemberian petunjuk hidup itu merupakan hak prerogatif Allah sehingga Rasulullah sendiri hanya diberi hak untuk menyampaikannya saja, bukan memberikannya.


BACA JUGA
QURDIS SMA/SMK KELAS X /10

0 comments:

Post a Comment